Home | salfaNews | Yudi Ajeng Wiratih, SH. MH, Menjadi Notaris adalah panggilan jiwa
IMG-20210503-WA0081

Yudi Ajeng Wiratih, SH. MH, Menjadi Notaris adalah panggilan jiwa

Sragen (salfamedia) — Adalah Yudi Ajeng Wiratih, wanita asli Sragen yang selalu berpenampilan santai dan murah senyum ini, menjelaskan menjadi notaris sebetulnya bukan hanya karena jabatan semata, namun lebih pada panggilan jiwa untuk membantu masyarakat dalam hal mencari hak atas tanah.

Dimana PPAT adalah sebagai pejabat umum yang diberi kewenangan untuk membuat akta-akta otentik mengenai perbuatan hukum tertentu mengenai hak atas tanah.

“Saat ini pengurusan sertifikat tanah semakin banyak, jadi saya ingin menjadi PPAT yang bisa membantu masyarakat dalam mengurus sertifikat tanah secara profesional, cepat, tepat dan murah,” jelas Yudi Ajeng Wiratih.

Yudi Ajeng Wiratih saat ini sedang magang di BPN Sragen selama enam bulan dalam rangka melengkapi persyaratan sebagai notaris.

Dalam magang ini banyak pelajaran dan pengalaman yang didapat, sehingga menambah ilmu dan wawasan tentang tugas yang nanti akan di emban.

Apalagi di jaman kemajuan teknologi saat ini, seorang notaris dibutuhkan wawasan dan inovasi yang luas, untuk menunjang tugas profresi nanti.

“Apalagi saat ini di kantor Pertanahan saat ini telah sedang dan akan terus menerapkan IT dalam semua prosedur layanan dan sistem informasi yang kesemuanya berbasis digital. Untuk itu sebagai seorang notaris nantinya harus mulai banyak belajar tentang dunia digital. Apalagi di BPN Sragen sudah mulai meluncurkan sertifikat elektronik,” tambah Yudi Ajeng yang rencananya nanti akan bertugas sebagai notaris di Sragen.

Comments

Baca Juga

images (2)

OTG Kudus dan Soloraya Tempati Isolasi di Asrama Haji Donohudan

BOYOLALI (salfamedia.com) –– Asrama Haji Donohudan (AHD) Kecamatan Ngemplak masih menjadi pusat isolasi mandiri bagi ...