Home | salfaNews | Cara BNI Gaet Petani Milenial di Desa Sidowayah
humaskabklaten-16184399761076

Cara BNI Gaet Petani Milenial di Desa Sidowayah

klaten (salfamedia.com) —- Kegiatan Launching Milineal Smart Farming yang diprakarsai oleh BNI diselenggarakan di Desa Sidowayah, Polanharjo, Rabu siang (14/04).

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Dirjen Tanaman Pangan Kementrian Pertanian RI, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Jawa Tengah, Wakil Bupati Klaten, Senior Project Manager PIHC, Deputy EVP Marketing Reg 3 Telkom Indonesia, Kepala OJK Solo, Kepala BI Solo, tamu undangan serta petani-petani Desa Sidowayah, Polanharjo.

Pemimpin Divisi Bisnis Usaha Kecil BNI, Bambang Setyoatmojo dalam laporannya menyampaikan kegiatan Milineal Smart Farming tersebut merupakan titik ke 2 dari rangkai kegiatan yang akan BNI lakukan di seluruh Indonesia. Tujuannya adalah memperlihatkan petani-petani milineal Indonesia dengan produk-produk unggulannya sesuai dengan lokasinya masing-masing. Diharapkan kegiatan Milineal Smart Farming tersebut suatu saat nanti dapat menghadirkan petani-petani muda yang menjadi tantangan kedepannya dalam memberikan akses tidak hanya permodalan tetapi juga akses teknologi untuk budidaya pertanian sehingga sektor pertanian dapat unggul.

Direktur Hubungan Kelembagaan BNI, Sis Apik Wijayanto menjelaskan BNI hadir di Desa Sidowayah, Polanharjo karena tanahnya subur, airnya bagus, dan merupakan penghasil beras di Kabupaten Klaten. Untuk itu BNI ingin hadir tidak hanya di Bumdes, namun juga ingin hadir di ekosistem pertanian.

Sidowayah

Sis Apik menjelaskan millennial smart farming adalah suatu slogan baru dari BNI yang mana BNI memiliki tugas sebagai agent of development, artinya bagaimana BNI membangkitkan pertanian dan peduli kepada UMKM di Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian BNI untuk membangkitkan usaha pertanian yang dilandasi oleh teknologi dan menggunakan digitalisasi sehingga kaum muda dapat ikut meregenerasi petani dengan sistem smart farming.

Selain itu, Sis Apik menambahkan, bahwa BNI juga ingin membantu Kabupaten Klaten dalam mensejahterakan masyarakat dengan membangkitkan UMKM dan mengembangan smart farming di sektor pertaniannya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Klaten Yoga Hardaya menyampaikan, sektor pertanian memiliki peran strategis untuk penyedia pangan dan sumber pendapatan rakyat, khusunya di Kabupaten Klaten. Oleh karena itu, petani menjadi sektor perhatian khusus agar ketahanan pangan di daerah dapat dipertahankan.

“Kami sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada BNI yang telah ikut andil dan mengambil peran dalam memajukan pertanian di Kabupaten Klaten,” katanya.

Yoga berharap semoga kedepannya tidak hanya akses permodalan saja yang mudah dan murah, tetapi pemanfaatan teknologi, pemanfaatan hasil produksi serta pembentukan ekosistem pertanian dapat berjalan dengan optimal. (hms)

Comments

Baca Juga

PhotoGrid_Plus_1620189257505

Anggota DPRD Jateng Kadarwati Kudapil di Desa Tambongwetan

Klaten (salfamedia.com) —- Anggota Komisi B DPRD Jawa Tengah dari Fraksi PDIP melakukan kunjungan ke ...