Home | salfaNews | Peletakan Batu Pertama Sebagai Tanda Dimulainya Proses Renovasi Masjid Jami’ Karangdowo, Taksir Telan Dana Rp 1,8 M
IMG-20220805-WA0078

Peletakan Batu Pertama Sebagai Tanda Dimulainya Proses Renovasi Masjid Jami’ Karangdowo, Taksir Telan Dana Rp 1,8 M

Klaten (salfamedia.com) — Masjid Al Jami yang pernah mendapatkan SK Camat Karangdowo sebagai masjid besar Kecamatan Karangdowo ini akan dilakukan renovasi dan perluasan sehingga berubah menjadi masjid yang respresentatif. Mengawali pengerjaan renovasi dan perluasan tersebut dilakukan acara peletakan batu pertama, Kamis (4/8/2022).

Kasi Trantib Kecamatan Karangdowo, Bambang Sarjana, mewakili Camat Karangdowo berkesempatan hadir dalam kegiatan peletakan batu pertama pada renovasi dan perluasan Masjid Al Jami yang bertempat di Jl. Karangdowo — Cawas Km. 0,1 Kalitengah RT.02/I, Desa Karangdowo, Kecamatan Karangdowo, Klaten, atau tepatnya sekitar 200 meter sebelah timur kantor Camat Karangdowo itu.

IMG-20220805-WA0079

Kasi Trantib Kecamatan Karangdowo yang hadir bersama Forkompincam Kecamatan Karangdowo dan sejumlah tokoh agama menyatakan masjid yang berada di pusat kota kecamatan Karangdowo itu memang memiliki sejarah panjang terkait kegiatan dan syiar agama Islam di wilayah Karangdowo, bahkan oleh Camat sebelumnya pernah diberikan surat keputusan sebagai masjid besar Kecamatan Karangdowo.

Kepala KUA Kecamatan Karangdowo, Mahudi, yang pimpin doa pada acara tersebut juga berharap renovasi dan perluasan masjid ini akan menumbuhkan semangat ibadah bagi jamaah dan umat di sekitarnya.

Dalam kesempatan ini ketua takmir Masjid Al jami, H. Ahsani Basri, S.Ag, MPdI menyampaikan, bahwa jika dilihat dari kondisinya masjid ini sudah semestinya di renovasi karena masjid ini merupakan salah satu yang sudah lama, bahkan dipercaya telah ada sebelum negara ini merdeka. Meskipun pada awalnya berupa langgar panggung yang mudah dipindahkan sesuai dengan keperluan dan kondisi.

“Masjid ini memang sudah semestinya harus direhab, karena masjid ini masjid yang telah berumur puluhan tahun dan termasuk masjid bersejarah. Untuk kali ini akan dilakukan renovasi dan perluasan dengan recana anggaran dana sebesar 1,8 milyar,” kata H. Ahsani Basri.

H. Ahsani Basri menambahkan, bahwa setiap perjalanan dalam membangun tempat ibadah itu sudah pasti banyak tantangan rintangan yang sangat luar biasa, namun di samping hal tersebut sudah tentu pembangunan masjid akan tetap terbangun.

Ahsani menyampaikan renovasi dan perluasan masjid Al Jami tersebut diharapkan akan menjadikan masjid lebih respresentatif, juga sebagai pusat kegiatan keagamaan yang lebih marak lagi. Sebagai langkah strategis ke arah itu, pihak pengelola Masjid Al Jami selama ini telah banyak belajar kepada pengelolaan masjid yang lebih maju seperti ke masjid Jogokariyan Yogyakarta, Masjid Al Falah Sragen maupun Muslim United juga di Yogyakarta.

“Ke depan masjid yang dibangun di atas lahan sekitar 500 meter persegi ini akan memiliki dua lantai yang akan dikelola dengan baik demi kemaslahatan umat,” tandas Ahsani Basri kepada sejumlah media.

Demi kelancaran renovasi dan perluasan masjid yang telan dana cukup besar ini, panitia membuka donasi melalui berbagai aplikasi termasuk rekening BSI Nomor 999-44-1111-7 dan rekening BRI Nomor 3892-01-0304-22-33-7 atas nama Masjid Al Jami Karangdowo.

Comments

Baca Juga

IMG-20221001-WA0056

Sentuhan Kak Bimo, Website Pemkab Ditata Agar Ramah Disabilitas

Klaten (salfamedia.com) —– Portal informasi Pemerintah Kabupaten Klaten melalui website layanan informasi ppid.klaten.go.id bakal lebih ...