Home | salfaLifestyle | Paguyuban Tukang Las Prostex Kabupaten Klaten Mengadakan Baksos di Desa Pondok
IMG-20220131-WA0000

Paguyuban Tukang Las Prostex Kabupaten Klaten Mengadakan Baksos di Desa Pondok

KLATEN (salfamedia.com) —– Untuk mewujudkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang kurang mampu, paguyuban bengkel las kabupaten Klaten (Prostex) pada hari Minggu (30 Januari 2022) mengadakan bakti sosial di desa Putat, Desa Pondok, Karanganom, Klaten, tepatnya di rumah Ibu Slamet yang sudah menderita lumpuh sejak usia 15 tahun.

Ibu Slamet yang saat ini sudah berusia sekitar 60 tahun, sudah menderita sakit lumpuh hampir 45 tahun. Awalnya Ibu Slamet saat berusia 15 tahun membantu saudaranya di daerah Tulung. Namun saat rewang tersebut Ibu Slamet mengalami jatuh, hingga cedera dan mengalami kelumpuhan.

“Ibu Slamet itu kakak saya, dan dia mengalami kelumpuhan sejak usia 15 tahun, dan hidup sendiri karena sampai saat ini belum pernah berumah tangga, ” jelas Jimin yang selama ini merawat Bu Slamet.

Dalam baksos kali ini, Prostex memberikan bantuan sembako dan dana kepada Ibu Slamet yang diterima oleh Jimin.

Wakil ketua Paguyuban Tukang Las Prostex Kabupaten Klaten, Nasrudin alias Rudi mewakili ketua yang berhalangan hadir menyampaikan, kegiatan bakti sosial sudah menjadi agenda rutin dari paguyuban ini. Baksos diadakan minimal tiga bulan sekali. Selain baksos, mereka juga mempunyai agenda rutin yaitu kopdar (kopi darat) setiap bulan.

“Target atau sasaran dari baksos kami adalah warga yang benar-benar membutuhkan. Karena kita punya program kemanusiaan. Di situ, kita adakan sedikit iuran untuk baksos. Dan alhamdulillah, malam ini kita adakan baksos di Dukuh Putat, Desa Pondok, tepatnya di rumah Ibu Slamet,” jelas Rudi.

Sementara itu sekretaris Prostex Agus Riyanto alias Joyo pemilik bengkel AJD Las yang beralamat di Desa Jogosetran menjelaskan paguyuban ini mempunyai anggota lebih dari 50 orang. Tetapi yang aktif berkegiatan sekitar 40 orang. Prostex berdiri sejak tahun 2018.

“Awalnya dari nongkrong-nongkrong bareng sesama profesi (tukang las). Akhirnya kami pengin membuat paguyuban yang diberi nama Prostex, tujuannya untuk mempersatukan profesi tukang las. Kegiatan rutinnya adalah kopdar setiap bulan, dan baksos minimal tiga bulan sekali. Di acara kopdar itu, kami cuma kumpul-kumpul, sharing-sharing tentang pekerjaan. Untuk tempat pertemuan kopdar bergantian,” terangnya.

Comments

Baca Juga

20220702_105843483

SGN Klaten Gelar Pelatihan Juru Sembelih Halal Jelang Idul Adha

Klaten – Santri Gayeng Nusantata (SGN) Klaten menggelar pelatihan juru sembelih halal (juleha) pada, Sabtu ...