Home | salfaTravel | New Normal, Taman Wisata Candi Prambanan Aman Untuk Pengunjung
aryono

New Normal, Taman Wisata Candi Prambanan Aman Untuk Pengunjung

Klaten (salfamedia) – Siapa yang tak kenal Candi Prambanan, sebuah candi Hindu paling cantik di dunia. Bangunan bersejarah tersebut, menjulang tinggi 47 meter dan dibuat pada abad ke-10. Berdirinya candi ini telah memenuhi keinginan pembuatnya, menunjukkan kejayaan Hindu di tanah Jawa. Lokasinya ada di 17 kilometer dari pusat kota Jogjakarta, atau 15 kilometer dari Kota Klaten.

Candi Prambanan memiliki 3 candi utama di halaman utama, yaitu Candi Wisnu, Brahma, dan Siwa. Ketiga candi tersebut adalah lambang Trimurti dalam kepercayaan Hindu. Ketiga candi itu menghadap ke timur. Setiap candi utama memiliki satu candi pendamping yang menghadap ke barat, yaitu Nandini untuk Siwa, Angsa untuk Brahma, dan Garuda untuk Wisnu. Selain itu, masih terdapat 2 candi apit, 4 candi kelir, dan 4 candi sudut. Sementara, halaman kedua memiliki 224 candi.

Ditengah pandemi virus Covid-19 ini, pengelola Candi Prambanan sangat ketat mengikuti protokol kesehatan yang telah ditentukan oleh pemerintah, ini semua demi menjamin ketenangan dan keselamatan wisatawan yang datang berkunjung ke Candi Prambanan.

“Mulai dari pintu masuk mobil harus kita semprot dulu dengan disinfiktan, setelah itu pengunjung harus melakukan berbagai pemerikasaan sesuai dengan protokol kesehatan, diantaranya wajib pakai masker, cek suhu apabila suhu badan melebihi 37,3 pengunjung dilarang masuk dan harus kembali pulang, bagi pengunjung yang suhu badannya di bawah 37,3 akan mendapatkan stiker yang ditempelkan di bajunya sebagai tanda bahwa pengunjung itu aman,” jelas Kepala TWC Candi Prambanan Aryono.

Lebih lanjut Aryono menjelaskan pengunjung setelah mendapatkan stiker baru melakukan cuci tangan dan membeli tiket dengan tetap menjaga jarak, dilanjutkan masuk ke bilik disinfiktan. Cuci tangan dilakukan ketika pengunjung mau masuk ke candi maupun ketika keluar. Di komplek candi prambanan ini disediakan 25 tempat untuk cuci tangan.

“Protokol kesehatan kami lakukan semata-mata untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung serta keselamatan dari ancaman virus covid-19. Jadi bisa kami pastikan wisata di Komplek Candi Prambanan ini aman dari kekawatiran virus covid-19,” katanya.

Di tengah new normal ini Candi Prambanan hanya diberi batas kunjungan wisata maksimal 1.500 orang, namun sampai sekarang pengunjung terbanyak di hari libur baru mencapai angka 1.200 hingga 1.300 orang dan di hari biasa hanya berkisar 200 pengunjung. Candi Prmabanan buka mulai kam 08.00 wib hingga jam 16.00 wib, dengan harga karcis Rp 50.000 untuk umum dan pelajar Rp25.000,-.

 

 

Comments

Baca Juga

IMG-20201110-WA0114

Program ADIWIYATA Kolaborasi PT Tirta Investama Klaten di SMP N 1 POLANHARJO

Klaten (salfamedia) – SMP N 1 Polanharjo berkolaborasi bersama PT Tirta Investama – AQUA Klaten ...