Home | salfaEkbis | Mega Proyek Klaten :Rawa Jombor di sulap total
Rancangan pembangunan Rawa Jombor Klaten Alternatif 1 Timur //Dokumentasi :DPU dan ESDM Klaten
Rancangan pembangunan Rawa Jombor Klaten Alternatif 1 Timur //Dokumentasi :DPU dan ESDM Klaten

Mega Proyek Klaten :Rawa Jombor di sulap total

Gebrakan Bupati Klaten H.Sunarno,SE,M.Hum untuk meningkatkan wisata di Klaten memang tidak main-main, Rawa Jombor bakal ditata ulang kompleks Rawa Jombor seluas 189 hektare bakal disulap.
Rancangan konsep pengembangan objek wisata di Rawa Jombor merangkul sejumlah elemen terkait, seperti Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Klaten, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Klaten, dan instansi lainnya.
“Pokoknya kalau sudah jadi, kawasan Rawa Jombor akan menjadi Bedugul II di Solo-Jogja dan sekitarnya. Objek wisata di sini bisa menjadi unggulan utama bagi Klaten. Pengunjung bisa menikmati wisata di sini dengan nyaman. Rawa Jombor ke depan akan ditata ulang dan dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang ada, seperti sport center, wahana bermain, wisata air, dan lain sebagainya. Akhir tahun ini, segera kami rancang design-nya,” kata Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Joko Wiyono.

Lebih lanjut dia mengatakan pengembangan konsep wisata di Rawa Jombor diprediksi menelan dana senilai Rp60 miliar. Seluruh dana pengembangan objek wisata itu akan diambilkan dari APBD Klaten.

“Untuk pembangunannya semoga bisa terlaksana 2016. Di Rawa Jombor nanti pengunjung tidak hanya berwisata air, tapi juga bisa menikmati pacuan kuda, balapan sepeda motor, bermain tenis, dan fasilitas menarik lainnya. Ini bentuk keseriusan kami mengembangkan objek wisata di Klaten,” imbuhnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan ESDM Drs H,Abdul Mursyid, MT mengatakan pengembangan obyek wisata di Rawa Jombor diharapkan dapat mengangkat perekonomian warga sekitar dan umumnya masyarakat Klaten.

“Sesuai pesan dari Pak Bupati (Sunarna), memang kawasan Rawa Jombor ini harus dikembangkan. Salah satu yang dikembangkan berada di bukit Sidoguro. Pak Bupati mengharapkan agar Rawa Jombor bisa dilihat dari Prambanan dengan mendirikan menara setinggi kurang lebih 30 meter. Menara tersebut sebagai penanda posisi Rawa Jombor,” katanya.

Bupati Klaten, Sunarna, mengatakan pengembangan objek wisata di Rawa Jombor menjadi salah satu pekerjaan rumah (PR) yang harus direalisasikan dalam waktu dekat. “Salah satu cara mempercantik Klaten dengan cara mengembangkan objek wisata di Rawa Jombor,” tuturnya.

Comments

Baca Juga

madu

Madu Laki Long Life, Saatnya Anda Menjadi Perkasa

Jangan pernah anggap enteng masalah seksual. Itu pesan penting yang perlu disebarkan. Betapa tidak, problema ...