Home | salfaNews | Kecamatan Polanharjo Klaten Menuju Wilayah Inklusi Ramah Disabilitas
IMG_22042022_181133_(900_x_600_piksel)

Kecamatan Polanharjo Klaten Menuju Wilayah Inklusi Ramah Disabilitas

Klaten – Kecamatan Polanharjo, Klaten ditetapkan sebagai kecamatan inklusi ramah disabilitas, Kamis (14/04/2022). Dengan demikian, Kecamatan Polanharjo berkomitmen untuk mendukung penuh pemenuhan hak dan pemberdayaan penyandang disabilitas hingga di tingkat desa.

Launching Kecamatan Polanharjo Inklusi dilakukan di Aula Balai Desa Ponggok, Kamis (14/04/2022). Launching dihadiri jajaran Muspika Polanharjo, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Klaten, PT Tirta Investama-AQUA Klaten, Komisi Nasional Disabilitas (KND), dan kepala desa di Kecamatan Polanharjo.

Pada kesempatan yang sama, Camat Polanharjo, Joko Handoyo juga memberikan SK kelembagaan penyandang disabilitas di Polanharjo yang diberi nama Difa Tangguh Mandiri. Kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan gerakan desa inklusi.

Camat Polanharjo, Joko Handoyo mengatakan inklusi ramah disabilitas sebetulnya sudah dirintis sejak tahun 2020. Diawali dengan membentuk kelembagaan di tingkat kecamatan lengkap dengan kelompok kerjanya yakni mulai dari pokja ekonomi, pendidikan, kesehatan, sosial, hukum dan pemberdayaan masyarakat.

“Saya awal masuk ke Polanharjo langsung saya cek berapa jumlah penyandang disabilitasnya, ternyata ada 400-an orang. Setelah itu kita ada pendampingan dari ICKK sehingga kita kuatkan dengan kelembagaannya,” ujar Camat Polanharjo.

Lebih lanjut disampaikan, setelah kelembagaan ditingkat kecamatan sudah berjalan, pihaknya kemudian mengintruksikan ke seluruh desa- desa di Polanharjo membentuk lembaga yang sama. Langkah utama adalah melakukan pendataan jumlah pasti penyandang disabilitas di setiap desa.

Dari situ, lanjut Joko Handoyo, Kecamatan Polanharjo bertekad menuju kecamatan inklusi yang ramah disabilitas. Adapun bentuk dukungannya mulai dari membangun fasilitas ramah penyandang disabilitas di kantor pelayanan publik, pemenuhan hak perlindungan, pendidikan, kesehatan, dan lainnya.

“Dengan menuju inklusi ini Insyallah teman- teman disabilitas akan terbantu, minimal ada kemandirian. Nanti akan ada pelatihan, sehingga bisa ada kesetaraan,” jelasnya.

Sementara itu Pimpinan PT Tirta Investama-Pabrik AQUA Klaten, I Ketut Muwaranata mengungkapkan komitmen mendukung kepedulian terhadap penyandang disabilitas akan terus dilakukan. Sebelum di Polanharjo, juga sudah dilakukan launching inklusi ramah disabilitas di Kecamatan Karanganom dan Tulung.

“Kita terus memberikan dukungan. Untuk kegiatannya, bentuk dukungan kami menyesuaikan kebutuhan. Bisa terapi, latihan, pemberdayaan, pencapaian prestasi,” ungkapnya.

Komisi Nasional Disabilitas, Kikin Purnawirawan mengapresiasi dukungan dari pemerintah di Klaten terhadap pemenuhan hak penyandang disabilitas. Dukungan itu mulai dari pemerintah kabupaten, kecamatan hingga tingkat desa. Dengan demikian, upaya keberpihakan terhadap penyandang disabilitas berjalan baik apalagi dibantu pihak swasta.


Comments

Baca Juga

IMG-20221203-WA0073

Ketua Asosiasi FKUB : FKUB Masih Dianggap Sebagai Pemadam Kebakaran

SULTENG — Ketua Umum Asosiasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Indonesia Ida Pangelingsir Agung Putra ...