Home | salfaTravel | Junaidi Mulyono, Ponggok Akan Terapkan Wisata Bebas Asap Rokok dan Sampah.
PONGGOK JO

Junaidi Mulyono, Ponggok Akan Terapkan Wisata Bebas Asap Rokok dan Sampah.

Klaten (salfamedia) – Dalam rangka mewujudkan Ponggok Makmur Lestari tahun 2020 ini, Pemerintah Desa Ponggok bekerjasama dengan BUMDes Tirta Mandiri bakal mulai membuat aturan baru bagi pengunjung yang datang ke Desa Ponggok. Terutama bagi pengunjung yang datang ke kantor Desa dan obyek wisata yang ada di Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten.

Peraturan baru ini adalah mewajibkan bagi siapa saja dilarang merokok dan membuang sampah sembarangan di lingkungan kantor desa dan semua tempat obyek wisata. Renacana ini baru disusun dan akan segera diberlakukan di tahun 2020 ini.

“Sesuai dengan slogan Ponggok Makmur Lestari, kami sedang merencanakan membuat aturan baru yaitu Ponggok bebas asap rokok dan sampah. Rencana ini sudah mulai disusun dan di tahun ini pula akan segera diperlakukan. Jadi siapa saja baik saya sendiri, perangkat desa dan semua lembaga serta semua tamu maupun wisatawan yang datang ke Ponggok dilarang merokok dan membuang sampah sembarangan,” jelas Kepala Desa Ponggok H.Junadi Mulyono saat mengikuti Hari Peduli Sampah Nasional  di hutan Ponggok dan  Umbul Besuki.

Lebih lanjut Junaidi menjelaskan bagi siapa saja yang ada di lingkungan kantor desa maupun di lokasi wisata akan di siapkan tempat kusus untuk merokok. Bagi yang melanggar akan dikenakan teguran atau yang paling berat tidak boleh datang lagi ke tempat di Desa Ponggok yang telah diperlakukan aturan itu.

Sedang untuk masalah kebersihan Pemerintah Desa Ponggok mewajibkan bagi semua tamu, tidak boleh membuang sampah sembarangan dan harus dibuang ke tempat sampah yang sudah disediakan. Atau bagi tamu perorangan maupun rombongan harus membawa kantong sampah sendiri.

“Jadi silahkan datang berkunjung ke Ponggok dan menikmati fasilitas wisata yang ada, tapi sampah dari bungkus makanan atau minuman yang dibawa, jangan dibuang di ponggok tapi silahkan di masukkan ke kantong yang dibawa, dan setelah selesai mau meninggalkan Desa Ponggok sampah harus dibawa pula keluar dari Ponggok,”pungkas Joned panggilan akrab Kepala Desa.

Comments

Baca Juga

borobudur

CEGAH PENYEBARAN COVID-19, PT TWC LANJUTKAN PENUTUPAN SEMENTARA PELAYANAN DI KAWASAN TAMAN WISATA CANDI

Yogyakarta (salfamedia) – PT Taman Wisata Candi  (TWC) Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (Persero) memperpanjang ...