Home | salfaNews | HUT MA 74, PN Klaten Terapkan Teknologi Informasi Dalam Percepatan Pelayanan
IMG-20190819-WA0109

HUT MA 74, PN Klaten Terapkan Teknologi Informasi Dalam Percepatan Pelayanan

Klaten (salfamedia.com) — Rangkaian kegiatan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Mahkamah Agung (MA) ke-74, tepatnya 19 Agustus, Pengadilan Negeri (PN) kelas 1 B Klaten melaksanakan upacara bendera dan dilanjutkan dengan menonton live streaming peluncuran aplikasi digital e-litigasi dan hymne Mahkamah Agung di kantor setempat Senin (19/8/2019).

Ketua mahkamah agung, M Hatta Ali dalam amanahnya yang dibacakan ketua Pengadilan Negeri kelas 1 B Klaten, Albertus Usada dengan mengusung tema Peradilan Modern Berbasis Teknologi Informasi Untuk Melayani. Melalui tema tersebut, PN Klaten berupaya untuk menanamkan semangat dan perubahan paradigma pelayanan peradilan kepada seluruh jajaran aparatur peradilan.

Dalam kesempatan itu ketua PN Klaten Albertus Usada menuturkan bahwa Mahkamah Agung  menerbitkan Perma Nomor 1 Tahun 2019 tentang Administrasi perkara dan persidangan di Pengadilan Secara Elektronik dan Aplikasi e-litigasi.

“HUT MA merupakan momen bersejarah. Mahkamah Agung telah menerbitkan Perma Nomor 1 tahun 2019 tentang Administrasi perkara dan persidangan di Pengadilan Secara Elektronik dan Aplikasi e-litigasi, dan pada tahun 2020 PN Klaten berusaha untuk mengikutinya.

Ia menuturkan pemanfaatan teknologi informasi adalah bagian dari upaya modernisasi lembaga peradilan yang dapat membantu mengatasi segala hambatan dan rintangan demi tercapainya peradilan yang sederhana, cepat, dan biaya ringan. Tak hanya itu, penerapan teknologi informasi diyakini dapat memberikan keuntungan dari segi kecepatan, konsistensi, ketepatan dan keandalan.

Menurut Ketua PN, pemanfaatan teknologi informasi oleh PN dalam proses penanganan perkara telah dilakukan sejak awal tahun 1980-an. PN, dari waktu ke waktu, senantiasa melakukan berbagai upaya peningkatan dan pengembangan teknologi informasi untuk mendukung pelaksanaan fungsi peradilan.

Peningkatan dan pengembangan tersebut tidak hanya dari sisi perangkat keras (hardware) dan perangkaan lunak (software) namun juga dari sisi sumber daya manusia (brainware). Bahkan, PN pun telah menerbitkan berbagai regulasi yang menguatkan pemanfaatan teknologi informasi dalam pelaksanaan fungsi peradilan.

Momentum bersejarah yang menandai sebuah era baru bagi peradilan Indonesia dalam pemanfaatan teknologi informasi terjadi pada pertengahan tahun 2018, tepatnya pada tanggal 4 April 2018. Di tanggal tersebut, Mahkamah Agung menerbitkan Peraturan Mahkamah Agung Nomor 3 Tahun 2018 tentang Administrasi Perkara di Pengadilan Secara Elektronik.

Ketua PN menyebut kebijakan tersebut sebagai “lompatan besar” di bidang transformasi teknologi informasi.

“Perma tersebut memberi payung hukum bagi implementasi aplikasi e-court dengan tiga fitur utama yaitu: pendaftaran perkara (e-filing), pembayaran panjar uang perkara (e-payment) dan penyampaian pemberitahuan dan pemanggilan persidangan secara elektronik (e-summons)”, jelas Ketua PN .

Comments

Baca Juga

IMG-20190915-WA0133

Berkat Pengabdian Masyarakat 2 PTS, Pemdes Barepan miliki Website Barepan.desa.id

Klaten (salfamedia.com) — Tim Pengabdi Kepada Masyarakat  gabungan dari 2 Perguruan tinggi swasta (PTS) di ...