Home | salfaNews | Berniat Tulus Ajarkan SKJ , Pak Guru Malah Dipolisikan
Pengurus MPMP Penjasorkes Klaten membacakan pernyataan sikap didampingi ketua sub rayon se Klaten
Pengurus MPMP Penjasorkes Klaten membacakan pernyataan sikap didampingi ketua sub rayon se Klaten

Berniat Tulus Ajarkan SKJ , Pak Guru Malah Dipolisikan

Salfamedia.com Klaten- Ratusan guru olahraga tingkat SMP, MTs mengeluarkan pernyataan sikap atas kasus hukum yang dialami Sy (56) seorang guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan di SMP Negeri 2 Jatinom Klaten. Aksi Sebagai bentuk solidaritas mereka meminta kepada  penegak hukum untuk membebaskan rekan seperjuangannya.

Sebanyak enam point pernyataan disampaikan sehubungan dengan proses hukum  Sy yang saat ini sudah berada di tangan penyidik Polres Klaten. Salah satu point penting yang disampaikan yakni menuntut kepada penegak hukum membebaskan Sy karena semuanya terjadi dalam konteks pembelajaran.

“ Ada enam hal yang kami sampaikan, selain permintaan pembebasan pak Sy, kami  juga sepakat menolak  kegiatan kriminalisasi guru dalam bentuk apapun, terlebih dalam menjalankan tugas mendidik siswa menjadi generasi yang bertaqwa, berbudi luhur serta sopan dan bersikap maupun berucap”, kata pengurus MGMP Penjasorkes Klaten, Sujarwadi.

Terkait masalah ini, Ketua PGRI Klaten Sunardi  mengungkapkan, PGRI Klaten siap mendampingi proses hukum Sy sampai selesai. Dia berharap orang tua murid yang melaporkan kasus ini ke Kepolisian dapat mencabut tuntutannya karena tidak ada maksud lain dari seorang guru kecuali karena rasa tanggung jawab dalam mendidik.

“ Kami harus memberikan pendampingan terhadap anggota yang tersangkut persoalan hukum  apalagi menyangkut profesi guru”ungkap Sunardi .

Menurut penjelasan Sy,  kasus ini  terjadi saat praktek senam kesegaran jasmani (24/2/2016), waktu itu dirinya bermaksud mengingatkan siswa  bernama Md dengan menepuk pundaknya, lantaran siswa tersebut menghindar tangan sugiyanto mengenai pelipis kiri hingga lebam. Sehari setelah kejadian telah terjadi kesepakatan damai antara siswa, orang tua dan pihak sekolah, namun selang beberapa waktu pihak orang tua melaporkan kasus ini ke Polres Klaten.

“Saya sudah meminta maaf kepada orang tuanya, namun pihak orang tua tetap bersikeras menuntut jalur hukum”,ungkapnya.

 

Comments

Baca Juga

IMG-20200803-WA0076

Aparat Gabungan Gelar Apel Kesiapan Pengamanan Pilkada

Klaten (salfamedia.com) – Menjelang pelaksanaan Pemilihan umum Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Klaten Tahun 2020, Dandim ...