Home | salfaNews | Berburu Pahala, Warga Kerun Baru Tadarusan di Pos Ronda Sambil Jaga Malam
IMG-20220803-WA0055

Berburu Pahala, Warga Kerun Baru Tadarusan di Pos Ronda Sambil Jaga Malam

Klaten (salfamedia.com) — Kegiatan tadarusan atau membaca al quran biasanya dilakukan di masjid atau di rumah. Tapi warga Kerun Baru RT 03/20 Belangwetan, Klaten Utara punya cara sendiri untuk menyemarakan al quran. Sambil aktifitas jaga malam di pos ronda, warga setempat melantunkan ayat-ayat suci itu di sela – sela tugas berjaga keamanan lingkungannya sendiri.

Pos ronda atau cakruk itu terletak sudut kampung. Bendera, umbul-umbul menghias pos ronda di antara lampu kerlap – kerlip dan bendera merah putih menambah semarak.

Bangunan yang terbuat dari kayu jati itu bergaya gasebo. Tak ketinggalan daftar jadual petugas ronda malam tertempel di sudut ruang. Televisi ukuran flat menggantung di tengah dinding untuk hiburan mengusir kantuk ketika warga berjaga malam.

Aktifitas tadarusan itu diberi nama Jimambo alias Ngaji Malam Rebo. Tadarusan Jimambo digagas Ustad Jepri, salah satu tokoh agama setempat. Acara dimulai 20.00 Wib sampai 22.00 Wib yang diisi dengan pengenalan huruf al quran, tadarusan dan tausyiah. Peserta yang mengaji masih sedikit, sekitar 7 warga. Tadarusan itu sudah berjalan lebih dari sebulan, sejak pandemi covid 19 mulai mereda di Klaten.

Sarjono (50) salah satu peserta tadarusan mengaku tertarik ikut kegiatan. Selain bisa belajar mengaji, sekaligus ia mengaku tetap bisa melaksanakan kewajiban ronda malam.

“Saya setuju dan senang bisa mengikuti kegiatan semaaan atau tadarusan al quran di cakruk pos ronda. Tahun 1980-an dulu, saya sudah bisa mengaji. Tapi karena aktifitas pekerjaan, bacaan huruf sudah lupa semua. Alhamdulillah sekarang bisa belajar lagi” ungkapnya saat bincang-bincang seusai acara Selasa malam, (2/8/22).

Widodo (48) warga yang lain sesaat setelah acara itu menganggap semaan al quran sangat bermanfaat. Dengan tadarusan al quran menurutnya menambah ilmu dan ketakwaan.

“Selain tadarusan, bagi warga yang belum bisa juga diajarkan pengenalan huruf. Di bagian akhir juga diberikan tausyiah. Jadi kegiatan tadarusan di pos ronda Kerun Baru sangat bermanfaat nagi warga” imbuhnya.

Agung Wibowo(42) Ketua RT 03/14 Kerun Baru, Belangwetan, Klaten Utara merespon positif pengajian warganya. Selain ajang silaturakhim, kegiatan tersebut tidak mengurangi kewajiban warga untuk menjaga keamanan lingkungan.

“Gagasan (tadarusan di pos ronda) sangat posisitif. Jadi warga Kerun Baru bisa menambah silaturakhim. Harapan saya, kegiatan ini bisa menjadi contoh desa yang lain” tanggap Agung saat dikonfirmasi telepon (Rabu, 3/8/22).

Agung warga asli Kerun Baru itu mengatakan kalau di lingkungan biasa ada kegiatan ronda malam. Kegiatan itu rutin dilakukan bergilir untuk memantau keamanan.

“Jadi warga dibuatkan jadual bergiliran. Untuk menambah semangat ronda, petugas untuk mengumpulkan infak atau uang jimpitan. Uang yang terkumpul untuk pembangunan RT” pungkasnya. (Jp)

Comments

Baca Juga

IMG-20221001-WA0056

Sentuhan Kak Bimo, Website Pemkab Ditata Agar Ramah Disabilitas

Klaten (salfamedia.com) —– Portal informasi Pemerintah Kabupaten Klaten melalui website layanan informasi ppid.klaten.go.id bakal lebih ...