Home | salfaNews | 21 Gunungan Ketupat Jadi Rebutan Masyarakat saat Perayaan Syawalan
IMG-20190612-WA0033

21 Gunungan Ketupat Jadi Rebutan Masyarakat saat Perayaan Syawalan

Klaten (salfamedia.com) — Puncak grebeg Syawalan di Bukit Sidoguro, Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Rabu (12/6/2019) berjalan meriah. Acara dimulai pukul 09.30 WIB dan sebanyak 21 gunungan ketupat sudah ludes dalam waktu sekitar 10 menit.

Mengawali sambutannya, Bupati Klaten Sri Mulyani  mengingatkan  kepada ribuan pengunjung Grebeg Syawalan bahwa warga boleh rebutan ketupat, tetapi ketupat yang didapat tidak boleh untuk dilempar-lempar. Lebih baik karena ketupat makanan halal setelah rebutan dapat ketupat agar dibawa pulang untuk oleh-oleh di rumah.

Pada kesempatan tersebut, Sri Mulyani menegaskan, Pemkab Klaten akan terus nguri-uri acara tradisi Syawalan karena dengan acara Syawalan sebagai sarana silaturahmi antar warga dan silaturahmi warga dengan jajaran pejabat Pemkab Klaten. Ke depan Bukit Sidoguro akan dibangun dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Pemerintah pusat sebesar Rp 2,8 miliar sehingga Bukit Sidoguro menjadi destinasi wisata yang lebih menarik.

Atas nama pribadi, keluarga dan atas nama Pemkab Klaten, Bupati Klaten  pada acara grebeg Syawalan  tersebut mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh masyarakat Klaten, Minal  Aidin wal Faizin, Mohon Maaf Lahir Batin. Semoga kesejahteraan dari Allah SWT tercurahkan untuk seluruh masyarakat Kabupaten Klaten.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Klaten, Pantoro dalam laporannya mengatakan, pada grebeg Syawalan tahun 2019 ini gunungan ketupat dikirab dari Alun-alun Klaten menuju Bukit Sidoguro. Kirab gunungan ketupat untuk  silaturahmi, untuk melestarikan tradisi budaya turun temurun dan  untuk saling maaf memaafkan.

Menurut Pantoro,  grebeg Syawalan juga untuk  mengembangkam pariwisata,  meningkatkan ekonomi warga dan mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).  Pada puncak grebeg Syawalan para penonton disuguhi musik campursari dengan sederet penyanyi dan para pengunjung disediakan ratusan paket lontong lengkap dengan lauk-pauknya. Puncak grebeg Syawalan di Bukit Sidoguro, Krakitan, Bayat juga dimeriahkan pentas musik dangdut.

Gunungan ketupat itu sumbangan dari PDAM Klaten, Bank Klaten, Bank Jateng Cabang Klaten, Perusahaan Daerah Aneka Usaha (PDAU) Klaten, Amigo, BPJS Ketenagakerjaan, Hotel Grand Tjokro, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga Pemerintah Desa Jimbung, Kecamatan Kalikotes yang telah berpartisipasi membuat gunungan ketupat untuk Syawalan di Bukit Sidoguro.

Comments

Baca Juga

IMG-20190915-WA0133

Berkat Pengabdian Masyarakat 2 PTS, Pemdes Barepan miliki Website Barepan.desa.id

Klaten (salfamedia.com) — Tim Pengabdi Kepada Masyarakat  gabungan dari 2 Perguruan tinggi swasta (PTS) di ...