Home | salfaNews | Desa Kerten dan Tambakan Dijadikan Lokasi TMMD Sengkuyung 2021
IMG-20210302-WA0088

Desa Kerten dan Tambakan Dijadikan Lokasi TMMD Sengkuyung 2021

Klaten (salfamedia.com) –– Program Tentara Manunggal Masuh Desa (TMMD) Sengkuyung tahap I dan Karya Bakti Mandiri Klaten Bersinar (KBMKB) ke-8 resmi dibuka Wakil Bupati Klaten, Yoga Hardaya di pendapa Kabupaten Klaten, Selasa (2/3/2021). Pembukaan digelar secara sederhana tanpa gelar pasukan.

Kegiatan yang dihadiri Forkompimda Klaten tersebut digelar sembari duduk di kursi yang berjarak sesuai protokol kesehatan. Ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima oleh Wabup Klaten, Yoga Hardaya dan Dandim 0723, Letkol Inf Joni Eko Prasetyo, program TMMD Sengkuyung tahap I tahun 2021 dan KBMKB ke-8 digelar mulai 2 Maret hingga 31 Maret 2021.

IMG-20210302-WA0088

Dalam sambutannya, Wabup Klaten Yoga Hardaya mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten berterimakasih dengan adanya program tersebut. Ia menilai program TMMD Sengkuyung yang selama ini digelar beriringan dengan program pembangunan di Kabupaten Klaten.

“Dengan adanya TMMD, kami sangat bersyukur karena merupakan kerja sama yang baik antara TNI, Polri dengan Pemkab Klaten dalam rangka membangun Kabupaten Klaten,” paparnya.

Ia berharap program TMMD Sengkuyung ke depannya semakin meluas sehingga semakin banyak masyarakat Klaten yang merasakan manfaatnya. Hal ini lantaran manfaat program tersebung langsung berkenaan dengan dengan masyarakat.

“Partisipasi masyarakat dengan dana TMMD ini cukup besar. Sehingga tercipta kolaborasi antara TNI dengan masyarakat dan mendukung program pembangunan,” katanya.

TMMD Sengkuyung tahap I tahun 2021 ini akan dilaksanakan di Desa Tambakan, Kecamatan Jogonalan dan Desa Kerten, Kecamatan Gantiwarno. Adapun sektor yang disasar berupa betonisasi jalan sepanjang 800 meter dan 780 meter di dua titik tersebut.

“Untuk tahap I, hanya satu sektor yang disasar, mengingat masih adanya pandemi Covid-19 sehingga ada pembatasan kegiatan. Selain betonisasi, ada juga kegiatan perbaikan tempat ibadah berupa musala namun hanya sebagian saja,” ungkap Dandim 0723, Letkol Inf Joni Eko Prasetyo ditemui usai acara.

Selain itu, Letkol Inf Joni menjelaskan dalam pelaksanaannya, kegiatan TMMD tetap menerapkan protokol kesehatan. Salah satunya dengan meminimalisasi kerumunan dengan cara pengerjaan program yang dibagi.

“Akan dilakukan pembagian pekerjaan, sehingga pelaksanaanya tidak butuh banyak orang. Ada yang mengerjakan betonisasi di Tambakan, ada yang di Kerten. Nanti selesainya bisa bersamaan,” katanya.

Meskipun tidak ada perbedaan jumlah hari pelaksanaan program, namun kegiatan tersebut diharapkan dapat selesai lebih cepat sehingga protokol kesehatan tetap dapat dilaksanakan. (Diskominfo)

Comments

Baca Juga

IMG-20210415-WA0080

Polres Klaten Planning Pelayanan Terpadu Satu Pintu

klaten (salfamedia.com) —- Perbaikan layanan kepada masyarakat kembali akan dihadirkan oleh Polres Klaten. Nantinya masyarakat ...